Luangkan sejenak waktu untuk bertanya dan berkaca kepada
diri kita sendiri. Sekedar untuk melihat bagaimana cerminan diri dan mengetahui
seberapa efektif usaha yang sudah kita lakukan selama ini. Apakah usaha yang
kita lakukan selama ini ibarat mencari jarum di tumpukan jerami? Jika memang
benar-benar iya, apakah kita akan terus melanjutkannya?
Terkadang kita tidak menyadari jika apa yang kita lakukan
sebenarnya sia-sia. Meskipun dalam NLP kita percaya jika apa yang kita lakukan,
dapatkan dan rasakan pasti bermakna pada diri kita, kemampuan kita dalam
melihat peluang pun harus kita maksimalkan. Jadi untuk mengejar mobil, kita
juga harus menggunakan mobil atau minimal sepeda motor, jangan menggunakan
unta.
NLP Ibarat Mencari Berlian Di Siang Hari
SNLP menjadikan hidup kita terasa lebih hidup. NLP membuat
gairah kita kembali terbangun dari tidur panjangnya. NLP begitu cepat
mengakselerasi perubahan seseorang. Sudah banyak orang diluar sana yang
berhasil menikmatinya. Apakah kita akan melewatkannya begitu saja? Tentu saja
tidak. Mari kita ikuti bagaimana cara orang sukses melejitkan dirinya dengan
NLP.
4 Pilar NLP Dasyat Yang Menghebatkan Praktisinya
Ada banyak rahasia yang biasa digunakan praktisi NLP untuk
meroketkan kesuksesannya. Salah satunya adalah dengan 4 pilar NLP. Nah,
penasaran atau ingin tahu lebih lanjut mengenai keempat pilar NLP yang dasyat
ini?
Simak baik-baik keempat pilar NLP yang siap mengantarkan
kita menjadi pribadi yang jauh lebih dasyat dan luar biasa :
Memiliki Outcome Yang Tepat
Dalam NLP outcome lebih dari sekedar apa yang sangat kita
inginkan dan harapkan terwujud. Lebih dari itus semua, yaitu mengenai bagaimana
kita mengerahkan seluruh daya untuk fokus dan berjuang untuk mencapainya.
Memiliki Sensory Acuity Yang Akurat
Dalam NLP kita memiliki kemampuan untuk mendeteksi segala
sesuatu dengan sangat akurat dan terperinci. Nah, hal inilah yang dianjurkan
dalam NLP untuk kita berdayakan dan kembangkan untuk mencari cara bagaimana
mencapai outcome.
Menghayati Behavioural Flexibility
NLP sangat menganggap jika umpan balik sangat diperlukan
untuk mengakselerasi pencapaian outcome. Kita tidak harus saklek untuk
melakukan suatu cara dalam mencapai outcome. Artinya jika memungkinkan, kita
dapat mengubah dan menggunakan cara yang terbaik untuk mewujudkan outcome.
Memperhatikan Rapport Yang Baik
Membangun hubungan yang baik dengan semua orang adalah pilar
NLP yang keempat. Jadi sangat penting bagi NLP untuk membagun komunikasi baik
secara verbal ataupun nonverbal. Selain itu juga dalam berbagai bentuk media
komunikasi lain yang ada.
Ketika NLP dikenal sebagai ilmu untuk pengembangan diri
manusia, NLP meletakan fondasi dasar dalam 4 pillar penting yang menjadi
Attitude bagi setiap praktisi, yaitu
Outcome
Sensory Acuity
Behavior Flexibility
Rapport
Outcome (Hasil Dari Sebuah Tindakan)
Praktisi dituntut untuk mengenali hasil dari setiap tindakan
yang sedang berlangsung, dengan mengenali outcome yang akan terjadi membantu
setiap praktisi berada pada jalur/ Track yang tepat menuju target yang
diinginkan.
Sensory Acuity (Kepekaan Indrawi)
Setiap manusia memiliki Indra(Penglihatan, Pendengaran,
Penciuman, Perasa, Pengecapan) sebagai modal dasar dalam merekam informsi dari
luar dan masuk kedalam otak manusia. Kepekaan indrawi menjadi penting dan
dijadikan sebuah attitude bagi praktisi karena dengan begitu manusia mampu
mengenal dan merespon lebih baik terhadap situasi yang terjadi.
Behavior Flexibility (Prilaku yang Fleksibel)
Mengacu pada fleksibilitas dalam mencapai suatu tujuan,
tidak terpaku pada satu hal, tetapi membuka berbagai macam opsi/pilihan yang
membuat pencapaian tujuan menjadi lebih mudah
Rapport
Rapport dalam NLP merupakan suatu kondisi dimana terjadinya
“Unconscious Responsiveness”, yaitu suatu kondisi terciptanya
kenyamanan/sinkronisasi pada tingkatan “Unconscious” baik pada diri sendiri
atau dengan orang lain. dengan kata lain Rapport bisa diartikan sebagai
“connectedness” (keterhubungan).
Ke-Empat Pillar ini menjadi suatu pedoman prilaku yang
sangat penting bagi praktisi, karena seluruh metodologi dan teknik – teknik
dalam NLP tidak akan berkerja secara optimal jika tidak berlandasan pada 4
pillar ini
Komentar
Posting Komentar